Tips Keju
Begini Cara Menyantap Makan Siang Yang Benar

Begini Cara Menyantap Makan Siang Yang Benar

Mungkin kamu sudah sangat sering mendengar tips dan trik menu makan siang yang bergizi dan sehat. Akan tetapi, sudahkah kamu menerapkan cara makan siang yang benar, terlepas dari nutrisi hidangan yang akan kamu santap?

Cara menyantap makanan juga harus diperhatikan. Pasalnya, menyantap makan siang secara berlebihan dapat berpengaruh buruk bagi metabolisme tubuh, dan masih ada sederet permasalahan bagi kesehatan jika tidak menyantap makan siang dengan cara yang benar.

Tidak perlu bingung, begini cara menyantap makan siang yang benar agar terhindar dari permasalahan kesehatan.
 
Memilih makanan yang tepat
Sebelum memulai makan siang, tentu saja kamu harus menentukan pilihan apa yang akan kamu makan. Pilihan makanan haruslah tepat dan bergizi seimbang, serta tidak berlebihan. Di setiap hidangan makan siang, pastikan mengandung cukup karbohidrat, protein, serat kompleks, vitamin, dan zat besi. Komposisi makan siang yang direkomendasikan oleh ahli nutrisi adalah sebagai berikut:

  • 30 persen sayur-sayuran berwarna gelap seperti bayam, 20 persen buah segar, 20 persen karbohidrat dari nasi, gandum, atau oat, 20 persen protein yang didapat dari daging dan telur, 10 persen produk olahan susu seperti keju Prochiz.
  • Opsi lain, mengonsumsi 80 persen serat dari buah-buahan dan sayur-sayuran, 10 persen protein dari kacang-kacangan, dan 10 persen lemak dari daging.

Jangan terlambat makan siang
Makan siang tepat waktu sangat membantu dalam mengontrol berat badan. Bagi kamu yang mengalami permasalahan berat badan, melewatkan makan siang atau terlambat makan siang sekalipun berpengaruh besar bagi peningkatan berat badan. Alasannya, di siang hari seseorang cenderung lebih aktif bergerak atau melakukan kegiatan yang membakar kalori. Jika melewatkan makan siang, maka porsi makan malam akan berlebihan dan kalori tidak digunakan secara optimal.

Minum air putih setelah selesai makan siang
Telah menjadi kebaisaan sebagian besar masyarakat Indonesia untuk mengonsumsi minuman manis dan dingin di siang hari demi menghilangkan dahaga. Kadar kalori dalam minuman manis sebenarnya tidak disarankan seusai makan siang, karena akan mengakibatkan penumpukan glukosa yang dapat beresiko pada obesitas bahkan diabetes. Sangat disarankan untuk minum air putih yang membantu melancarkan pencernaan serta menjaga tubuh tetap terhidrasi.

Menghindari makan di pinggir jalan terbuka
Tempat makan kaki lima memang lebih murah ketimbang makan di restoran, akan tetapi biaya merawat kesehatan jauh lebih mahal. Terlepas dari nutrisi dan cara pengolahan, makan di pinggir jalan beresiko kontaminasi debu dan kotoran lainnya di udara yang tentu saja berbahaya bagi tubuh. Tidak semua restoran pinggir jalan buruk, jika restoran tersebut bisa menjamin makanan bebas kontaminasi debu dan kotoran, silakan saja. Solusinya, membawa bekal sendiri dari rumah atau menggunakan jasa katering yang memiliki reputasi positif dari segi kehiegenisan.
 

Nilai!

0